Ruang Kerja


Bekerjalah wahai keluarga Daud, untuk bersyukur kepada-Ku

Demikian firman Allah dalam QS.Saba’ ayat 13.

Ya, bekerja itu untuk apa?

Untuk mencari teman, menambah wawasan, melengkapi cv, beribadah, bersyukur, cari duit/nafkah, untuk anak-istri… kerja itu untuk apa?

Dari dahulu kala orang bekerja. Prinsipnya sederhana, menjual dan membeli, memberi dan menerima, dengan segala model dan persyaratannya

Ada kisah bijak seorang penjual telur. Ia ditanya mengapa kok telurnya lebih laku dari pada telur di toko sebelah? Jawabnya, telurku aku simpan dengan rapi, setiap pagi aku lap agar tampak indah dan kupajang dengan menarik.

Itu satu contoh strategi penjualan yang padahal belum menggunakan hati bening.

Bekerja untuk mencari nafkah? Demi anak isteri/suami? itu alasan yang sah saja. Tapi jika anda tidak ada, apakah anak isteri/suami lantas ikut punah? otomatis sengsara dan nestapa?

Memiliki bismillah yang benar untuk bekerja, memiliki pemahaman yang benar tentang arti bekerja, semestinya membuat kita tidak mudah mencari tali untuk gantung diri bila mendapat sedikit cobaan.

Burung-burung berangkat dipagi hari dengan lapar dan pulang di sore hari dengan kenyang. Demikian halnya mahluk Allah yang lain..

Meyakini kebesaran-Nya akan membuat pantang menyerah dan menjaga semangat dengan iman yang cerdas.

.

Pembaca budiman,

silahkan klik kolom KATEGORI pada menu sebelah kanan untuk mendapatkan artikel yang diinginkan

Tentu saja komentar dan masukan anda akan selalu menjadi masukan positif

Wassalam,

Penulis

Iklan