Habibie dan Ainun

 

hab-ain-1

Menonton filem Habibie dan Ainun”, sungguh membuat terhenyak. Apalagi karena memang awalnya saya belum membaca buku novelnya.

Satu hal yang utama, yaitu bahwa mimpi (baca : sumpah) yang mulia, ternyata tidak serta merta membuat bangga/bahagia saat meraihnya.

Sangat terasa ketika Habibie bersumpah untuk menjadi yang terbaik bagi bangsanya. Sumpah yang ditulis dalam kondisi penuh derita. Lalu ketika itu menjadi nyata, malah dirinya didemo bangsanya sendiri. “Ada banyak cara untuk mencintai bangsa ini”, begitu ujar Ainun untuk coba menenangkan Suaminya.

Tapi tidak sesederhana itu, atau kalimatnya diubah, hanya sesederhana itu. Bagiku (namanya juga opini, jadi subyektif dan tidak memaksa), inilah cermin nyata bangsa ini.

Bacalah buku “Gajah mada” yang best seller itu, maka terlihat betapa kaya buku itu bercerita tentang betapa miskinnya bangsa ini dalam mengelola sejarahnya. Mungkin tak ada yang pernah tahu dan tak perlu peduli bagaimana bisa seorang gajahmada muncul dipentas sejarah bangsa.

Kaitan dengan habibie, betapa bangsa ini tidak mampu menempatkan anak bangsa-nya sendiri.

Pantaslah jika, segala peradaban indah bangsa ini sekarang pudar sama sekali.

Teriring doa bagi Ainun sang wanita sejati, juga untuk bangsa ini. Semoga kembali menjadi bangsa besar dalam budi.

hab-ain-2

 

salam,

rifan

Iklan

One comment on “Habibie dan Ainun

SIlahkan Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s