Harry Potter : Makin ngga’ seru

Awalnya bagus, bahkan sangat bagus. Ide bahwa seorang anak ternyata calon seorang penyihir besar itu sungguh bagus.

 

Buku-buku yang awal ditulis dengan sangat menggigit. Yang paling bagus ketika hermoine dan Harry melakukan perjalan “mengulang waktu” untuk memperbaiki takdir. Walah, itu lompatan besar dalam time tunnel.

 

Tapi mulai membosankan dan terkesan “mengada-ada” untuk piala dunia quidditch (kasihan unutk film yang sama sekali tidak sukses menggambarkan suatu bentuk kejuaraan piala dunia). Makin “memaksakan kehendak” ketika ternyata sang dumbledore mesti terbunuh justru di tangan seorang “kelas teri” macam profesor snape. Kenapa bisa begitu? Padahal si “yang tidak boleh disebut namanya” pun takut setengah mati dengan sang kampiun Dumbledore. Trus pake acara jalan-jalan ke pulau tengkorak dan segala macem. Makin tidak “mendunia”. Padahal setting awal sudah cakep banget ketika dua dunia dibenturkan (dunia alam nyata muggle dengan dunia sihir dalam area rumah paman harry).

 

Balik ke pertanyaan, kenapa bisa begitu? Jawabannya (jadi) gampang : Supaya nanti ada rahasia dumbledore diungkap oleh Harry & dia menjadi “yang terpilih” (wuih, kayak the matrix ajah). Trus terpaksa ada “duel” antara harry dengan voldermote yang (udah pastilah) dimenangkan harry. Dunia damai lagi dan malah boleh jadi dunia nyata jadi tahu tentang dunia sihir (bagian dari “pemaksaan”).

 

Bagaimanapun juga, kita semua sepantasnya menghargai ide creatif bin orisinil-nya mbak rowling. Semoga terkaan saya ini tidak ada yang benar dan beliau bisa lebih keliatan “greget”-nya seperti buku-buku yang awal.

Untuk film-nya, lumayanlah meski tidak sekelas lord of the ring. Mestinya (ini masukan buat semua insan film terutama hollywood kalo dikau baca blog ini) suatu film layar lebar yang mengadopsi dari buku cerita tidak mengharuskan pemirsa untuk baca buku-nya dulu. Saya ga’ baca lord of the ring tapi nyambung dengan filmnya.

Tapi harry potter, wah kita kudu baca buku dulu bagus-bagus. Kalo ngga’, ya so pasti banyak bingung-nya.

Iklan

SIlahkan Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s