“Kebenaran ada di hati terdalam, maka dengarkanlah suara beningnya..”
Dalam sebuah hadist Rasulullah menyatakan :
Ada satu bagian diri yang bila ia jelek maka seluruh tubuh ikut jelek, dan bila ia baik, maka seluruh tubuh juga ikut baik. Bagian diri itu adalah ‘hati’
Kebenaran hakiki sudah ‘build-up’ saat penciptaan manusia.
Hati terdalam pada diri seorang perampok terjahat, tetap akan membenarkan bahwa merampok adalah tidak benar. Demikian juga pelacur atau apapun atau siapapun.
Tapi manusia jua yang membohongi kebenaran hakiki. Maka mereka (manusia) menciptakan bagi nafsu-nya ‘kebenaran’ versi dirinya, versi nafsu-nya
Jangan juga tanyakan kebenaran pada indera. Ia cenderung akan mengelabui
Coba lihatlah bintang. Tampak kecil bagimu, bahkan lebih kecil dari tombol keyboard dihadapanmu. Itulah ‘kebenaran’ indera.
Seringkali kita abaikan, kita nafikkan, kita jauhkan
Padahal indahnya, bagai nyanyi bidadari di malam hari
Bagai bulat purnama diantara temaram awan
Maka cobalah resapi
indahnya suara hati..
Pembaca yang budiman,
Selamat menelusuri blog saya. tentu jauh dari kebeningan hati yang hakiki, namun biarlah tetap sebagai upaya agar terhindar dari kekeruhan dan kebusukan hati.
salam,
Penulis

